




![]() | Hari ini | 46 |
![]() | Kemarin | 209 |
![]() | Pekan ini | 579 |
![]() | Pekan kemarin | 985 |
![]() | Bulan ini | 3109 |
![]() | Bulan kemarin | 3759 |
![]() | Semuanya | 19456 |
IP Kamu: 38.107.179.221
,
Hari ini: Feb 23, 2012
Kasus Alergi Meningkat Karena Banyak Bayi Tak Diberi ASI
| Berita Kesehatan Terkini |
Beberapa penelitian di Indonesia memperkirakan kasus alergi mengalami peningkatan sekitar 30 persen per tahunnya, terutama kasus eksim (peradangan di kulit). Hal ini terjadi salah satunya karena makin banyak ibu yang tidak cukup memberikan ASI pada bayinya.
Berdasarkan data Center for Disease Control and Prevention (CDC), angka kejadian alergi meningkat 3 kali lipat sejak 1993 hingga 2006. Sementara itu, data World Allergy Organization (WAO) 2011 menunjukkan prevalensi alergi terus meningkat dengan angka 30-40 persen populasi dunia.
Alergi paling banyak ditemukan pada anak usia di bawah 2 tahun, terutama di bawah 3 bulan. Dan kasus alergi yang paling umum adalah eksim (dermatitis atopik), yaitu penyakit kulit kronis yang menyebabkan kulit gatal dan bersisik.
Makanan yang Paling Sering dan Jarang Bikin Alergi
| Berita Kesehatan Terkini |
Memiliki alergi tentu sangat menjengkelkan karena bisa membuat kulit gatal atau harus berpantang dengan berbagai pemicunya. Kasus alergi paling sering disebabkan oleh makanan, tapi ada makanan yang paling sering dan jarang menyebabkan alergi.
Alergi merupakan reaksi tubuh yang berlebihan terhadap benda asing di sekelilingnya yang disebut alergen. Reaksi alergi terjadi ketika tubuh salah mengartikan zat yang masuk sebagai zat berbahaya.
"Alergi paling banyak ditemukan pada usia di bawah 2 tahun. Untuk mengenali apakah bayi alergi terhadap makanan, maka pemberian makanan pendamping ASI yang pertama dianjurkan diperkenalkan satu per satu jenisnya," jelas DR Dr Luciana B Sutanto, MS, SpGK, Dosen Departemen Ilmu Gizi FKUI-RSCM, dalam acara temu media di Hong Kong Cafe, Jakarta, Selasa (21/2/2012).
Apakah Pilek itu ?
| Berita Kesehatan Terkini |
DEFINISI
Pilek adalah infeksi virus pada alat pernapasan atas seperti hidung dan tenggorokan. Pilek biasanya menyakitkan, meskipun rasanya tidak sakit. Biasanya orang yang memiliki pilek mengalami hidung yang basah, tenggorokan sakit dan batuk. Beberapa penderita akan mengalami mata yang berair, bersin dan hidung yang tersumbat, atau bisa saja kesemuanya. Faktanya, ada lebih dari 200 jenis virus dapat menyebabkan pilek dan gejala yang terjadi bervariasi.
Kebanyakan orang dewasa terkena pilek dua atau empat kali setahun. Anak-anak khususnya pada masa pra sekolah dapat terkena pilek antara enam sampai sepuluh kali setahun. Kebanyakan orang sembuh dari pilek sekitar seminggu sampai dua minggu. Jika gejala tidak membaik sangat disarankan untuk menghubungi dokter anda.
Pegagan
Bahan baku : Pegagan (Centella asiatica (L)) Herba pegagan adalah seluruh tanaman dari Centella asiatica (L.) Urban dengan ciri berbatang pendek, percabangan batang merayap atau stolon. Daun pegagan berbentuk ginjal dengan pangkal yang melekuk ke dalam lebar, tepi daun bergerigi. Herba pegagan ini memiliki ciri bau lemah, aromatik, rasa mula-mula tidak terasa lama kelamaan agak pahit. (1) Pegagan secara empiris telah digunakan masyarakat Indonesia sebagai penambah nafsu makan, peluruh seni, pembersih darah, disentri, batuk dan sariawan, mengobati luka bakar. Madu Bisa Hilangkan Bekas Luka?
3 Cara Alami Atasi Sakit Tenggorokan
Udara kering di cuaca dingin dapat membuat tenggorokan gatal dan memicu penyakit tenggorokan. Tapi untungnya, resep pelega tenggorokan dapat dengan mduah ditemukan di lemari dapur. 10 Penyakit Mematikan yang Bisa Menular Antar Spesies
Sejumlah penyakit mematikan bisa menular dari hewan ke manusia dan kebalikannya. Parasit pembawa penyakit ini tidak memilih-milih inangnya. Ketahui penyakit mematikan apa saja yang bisa ditularkan antar spesies. |
Kebiasaan-kebiasaan yang Menyiksa Gigi
Meski bentuknya kecil, tapi gigi punya peran besar. Karena jika tidak dirawat dengan benar bisa memicu beberapa penyakit. Untuk itu ketahui kebiasaan apa saja yang bisa merusak gigi. Mengenalkan Anak Pada Tauhid
Oleh: Al Ustadz Ayip Syafruddin Saat anak mampu berbicara, kenalkanlah pada kalimat tauhid La Ilaaha Illallah, Muhammad Rasulullah, ajari cara mengucapkannya dengan talqin yaitu dengan cara orang tua mengucapkan kalimat tauhid lalu anak menirukannya. Biasakan anak mendengar kalimat thayyibah ( La ilaaha illallah). Dengan sering memperdengarkan kalimat tersebut diharap memudahkan anak untuk menirukannya. Ajari juga anak mengenal Allah Ta’ala, seperti mengajari bahwa Allah Ta’ala berada diatas langit, Allah Maha Melihat, Allah Maha Mendengar apa saja yang dibicarakan manusia. Dengan ilmu Allah, Dia senantiasa mengawasi makhluk-Nya. Demikian dijelaskan Ibnu Qayyim Al-Jauziyah dalam Tuhfatul wadud bi Ahkamil Maulud. Bahan Herbal yang Bisa Jadi Obat Batuk Anak
Di saat musim hujan, anak paling mudah terserang gangguan pernapasan seperti batuk. Sebelum mencari berbagai macam obat batuk di pasaran, ada baiknya menggunakan bahan herbal yang ada di dapur untuk mengobati batuk anak. Menggoreng dengan Minyak Zaitun Aman bagi Jantung
Para peneliti dari Spanyol punya kabar gembira bagi para penggemar gorengan. Mereka menyebutkan bahwa menggoreng dengan minyak zaitun ataupun minyak biji bunga matahari tidak berkaitan dengan penyakit jantung dan kematian dini. |









Bekas luka yang muncul di wajah atau tubuh kadang bisa menurunkan kepercayaan diri seseorang. Tapi ada kabar bahwa madu bisa membantu hilangkan bekas luka. Benarkah begitu?